Cara Mengelola Keuangan Rumah Tangga

Cara Mengelola Keuangan Rumah Tangga – Dalam rumah tangga umumnya yang berkuasa dalam keuangan ialah ibu. Pastinya ini ialah tanggung jawab yang besar ditambah lagi di era kritis saat harga-harga barang keperluan primer naik.

Supaya jangan pusing pada akhir bulan dengan keuangan berbelanja tipis, Maka sangat dibutuhkan teknik mengelola keuangan yang baik.

Mengatur keuangan keluarga dengan baik adalah salah satu kunci keberhasilan dalam berkeluarga. Pengurusan keuangan rumah tangga terbilang sangat susah jika dibandingkan dengan mengatur keuangan sendiri sebab mengikutsertakan banyak bagian di dalamnya seperti suami, istri serta beberapa anak.

Bila pengurusan keuangan rumah tangga tersebut berjalan dengan baik, maka Anda sangat beruntung apabila Anda adalah bagian dari keluarga tersebut. Kemudian apabila salah mengatur keuangan rumah tangga maka siap-siaplah akan merasakan persoalan keuangan dalam rumah tangga walaupun pertengahan bulan

cara mengelola keuangan rumah tangga

Siapa saja yang bertugas dan bertanggungjawab mengatur keuangan dalam rumah tangga, apa itu istri / suami dalam mengontrol pengeluaran, mulai dengan dana operasional sampai angsuran kartu credit, dana sekolah anak, berlibur, sumbangsih sosial atau agama, sampai jajan tak terduga.

Dengan demikian wajib diberikan motivasi agar lebih inovatif lagi, serta berhati-hati dalam permasalahan keuangan keluarga, karena kelangsungan rumah tangga adalah dari pintarnya mereka mengontrol pengeluaran keuangan.

Berikut adalah Pos Keuangan Rumah Tangga

Pada postingan ini untuk mengelola keuangan keluarga, kami membagi ke dalam tujuh bagian untuk digunakan oleh Anda dalam mengelola keuangan.

Cara mengelola keuangan dalam rumah tangga adalah sifatnya wajib Anda lakukan demi keberlangsungan hidup dalam tiap bulannya.

1. Mengetahui Pemasukan dan Pengeluaran

Bagaimana teknik mengetahui pemasukan dan pengeluaran rumah tangga? Jika Anda ingin mengetahuinya maka simak terus postingan ini.

Untuk mengetahui pemasukan dan pengeluaran keuangan rumah tangga Anda, silahkan lakukan langkah seperti ini. Silahkan Anda jumlahkan semua pendapatan Anda bahkan pendapatan semuanya baik suami maupun istri.

Tentunya hal tersebut wajib Anda lakukan setiap bulannya Ya..!!

Selanjutnya silahkan Anda hitung semua pengeluaran rutin rumah tangga Anda dalam satu bulan, seperti pengeluaran tagihan listrik, pulsa, data internet, telepon, air intinya pengeluaran tiap bulannya.

Selain pengeluaran di atas Anda juga wajib menghitung pengeleuaran apabila Anda mempunyai cicilan rumah, kendaraan bahkan kartu kredit.

Pengeluaran tersebut bisa Anda masukan pada pengeluaran rutin rumah tangga Anda, dari pencatatan pemasukan dan pengeluaran tersebut Anda bisa mengetahui kisaran uang yang Anda keluarkan tiap bulannya.

Kunci dari semua ini adalah Anda harus memastikan pengeluaran jangan lebih besar dari pendapatan Anda, jika hal ini sudah Anda lakukan dengan baik, kami yakin keuangan rumah tangga Anda akan setabil.

2. Abaikan Kebutuhan Tidak Penting

Mengabaikan kebutuhan yang tidak penting dalam rumah tangga adalah bagian dari memenej keuangan ruamah tangga, dengan demikian kami memasukan ke dalam kategori mengelola keuangan keluarga.

Adapun tekniknya dalam langkah kedua ini adalah silahkan Anda catat berapa kebutuhan tiap bulannya dan berapa dana yang akan di simpan.

Dan jangan lupa catat baik-baik kebutuhan pokok Anda, di sanalah Anda akan menemukan mana kebutuhan utama dana mana kebutuhan sampingan yang tidak dibutuhkan.

Yang perlu Anda garis bawahi adalah jangan terlalu hemat dan pelit, biasakan ajak keluarga Anda jalan-jalan untuk melepaskan kejenuhan di rumah dan ingat jangan terlalu keseringan.

3. Jangan Menunda-Nunda Membayar Kewajiban

Segeralah membayar kewajiban sebelum uangmu habis. Misalnya membayar uang sekolah anak, tagihan kartu kredit, cicilan mobil dan lain-lain.

Bila semua kewajiban sudah diselesaikan, maka pengelolaan uang untuk operasional dan kebutuhan sehari-hari akan lebih mudah.

Sebab kewajiban atau utang itu akan menimbulkan konsekuensi jika ditunda. Misalnya Anda akan menerima denda atau bunga sehingga kewajiban Anda bertambah besar.

4. Luangkan Menabung dan Investasi

Langkah ke empat adalah menabung dan investasi, seberapapun pendapatan Anda pastikan bisa menyisihkan untuk menabung dan investasi.

Kenapa harus menabung dan investasi ?

Jawabannya sederhana sekali, tabungan bisa Anda jadikan sebagai dana darurat adapun investasi bisa Anda jadikan sebagai dan masa depan keluarga Anda.

Dan ingat tabungan akan akan berasa manfaat apabila Anda menabung secara teratur taip bulannya, di sinilah mencatat keperluan pengeluaran rumah tangga penting sekali, sehingga Anda bisa menyisihkan uang Anda untuk menabung dan investasi.

5. Memiliki Asuransi

Memiliki Asuransi dalam berkeluarga sangatlah penting Anda lakukan, memiliki asuransi bisa Anda sesuaikan dengan penghasilan Anda tiap bulannya.

Tahukah Anda bawah salah satu manfaat dari asuransi adalah Anda bisa menangani resioko yang tak terduga, karena Anda sudah dijamin oleh pihak asuransi.

Sehingga keluarga Anda sudah terjamin keselamatannya apabila terjadi hal yang tidak diinginkan, dengan demikian memili asurasnsi dalam keluarga sangatlah penting.

6. Buat Daftar Belanja Bulanan

Kenapa Anda harus membuat daftar belanja bulanan? Karena pengeluaran rumah tangga yang paling banyak adalah belanja bahan poko dan kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Dengan demikian pastikan sebelum berbelanja Anda sudah memiliki daftar yang akan dibelanjakan sehingga bisa menghindari kesalahan dalam berbelanja yang tidak penting.

Jangan sia-siakan apabila ada diskon besar-besaran gunakan kesempatan itu untuk membeli kebutuhan rumah tangga Anda, apabila Anda belum berbelanja.

7. Kurangi Kebiasaan Jajan

Kebiasaan jajan terkadang tak sadar, bahwa jajan kalu kita itung-itung tiap harinya bisa membengkak dalam keuangan rumah tangga.

Dengan demikian kami memasukan ke kategori penting dalam mengelola keuangan rumah tangga Anda, batasi kebiasaan jajan, apabila keluarga Anda suka ngemil.

Jangan Anda anggap remeh kebiasaan jajan bisa mempengaruhi kondisi pengelolaan keuangan rumah tangga Anda, maka dengan itu pastingan jangan melebihi batas wajar dalam jajan keluarga.

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga dengan Gaji 2 Juta

Jika Anda mempunyai gaji 2 juta, maka Anda sudah tepat masuk ke situs kami, karena kami akan membimbing Anda bagaimana cara mengelola keuangan rumah tangga dengan gajih 2 juta.

Memang tidak mudah loh … atur keuangan rumah tangga dengan gaji 2 juta !

Mengelola keuangan rumah tangga dengan gaji minus adalah salah satu masalah yang banyak dihadapi oleh keluarga, lebih-lebih kita sudah mempunyai anak.

Tetapi jangan khawatir ya, kami akan memberikan beberapa tips dan cara mengelola keuangan dalam rumah tangga. Berikut adalah tips dan cara yang bisa Anda terapkan dalam rumah tangga :

1. Catat Pemasukan dan Pengeluaran

Biasakan dalam mencatat pemasukan dan pengeluran rumah tangga Anda, hal ini akan bisa membantu Anda dalam mengelola keuangan dengan gajih 2 juta.

Dan jika Anda sudah terbiasa mencatat pengeluaran dan pemasukan maka tinggal maksimalkan saja agar sesuai dengan Anggaran rumah tangga Anda, tentunya dengan tepat sasaran.

Adapun tujuan dari mencatat pengeleluaran dan pemasungan dalam keuangan rumah tangga tak lain hanya bertujuan untuk mengetahui keluar masuknya keuangan Anda.

Selain itu bisa Anda manfaatkan dalam merekam data keuangan keluarga Anda untuk mengetahui kegunaan uang dari pengeluaran tersebut.

2. Prioritaskan Hal Penting

Dalam menggunakan keuangan yang minim Anda harus memprioritaskan hal penting dari pada Anda memprioritaskan uang untuk kepentingan yang tak guna.

Kuncinya dalam hal ini adalah Anda wajib membuat daftar kebutuhan dalam satu bulan, selanjutnya pilih mana yang benar-benar dibutuhkan dan buang jauh-jauh pengeluaran yang menurut Anda sia-sia.

Manfaat memprioritaskan hal penting adalah dana yang dikeluarkan akan terencana dan terkontrol dengan baik, sehingga Anda bisa memanfaatkan gaji 2 juta Anda tersebut.

3. Bagi Jadi Beberapa Kebutuhan

Silahkan Anda bagi menjadi beberapa kebutuhan dari gaji 2 juta Anda, dan jangan lupa biasakan hal ini ke dalam kebutuhan pokok terlebih dahulu.

Misalkan kebutuhan untuk makan, tagihan listrik, air dan lain sebagainya yang menurut Anda wajib dibeli untuk kelangsungan hidup dalam berkeluarga.

Selain itu Anda bisa memisahkan sejumlah uang untuk membayar kebutuhan lainnya dan hindari membeli barang yang menurut Anda tidak penting dengan kebutuhan, tentunya sesuai dengan daftar pengeluaran yang sudah Anda buat sebelumnya.

4. Hidup Hemat

Hidup hemat adalah salah satu poko utama dalam memenej keuangan dengan gaji 2 juta, hal ini bisa Anda lihat pada catatan yang Anda buat sebelumnya.

Silahkan Anda kros cek kembali catatan Anda, apakah dalam catatan Anda yang harus dibuang dan masuk kategori tidak penting, Anda bisa menambah atau menghilangkan kebutuhan dalam catatan pengeluaran keuangan rumah tangga Anda.

5. Menabung

Poin yang kelima adalah menabung untuk mengelola keuangan rumah tangga Anda dengan gaji 2 juta, hal ini wajib Anda lakukan walalupun gajih Anda kecil.

Kami yakin Anda bisa menyisihkan uang Anda untuk menabung, tetapi Anda sudah memenuhi kebutuhan pokok Anda, sebab tidak mungkin jika Anda sudah memenej keuangan, tetapi tidak memiliki sisa keuangan dari berbelanja.

Dengan demikian kunci utamanya adalah hindari kebutuhan tidak penting dalam kehidupan keluarga Anda, agar bisa menyisihkan uang untuk menabung.

6. Kurangi Bepergian Keluar

Tips yang ke enam adalah mengurangi berpergian ke luar, mengurangi bepergian keluar adalah salah satu cara yang efektif dalam mengatur keuangan rumah tangga Anda, apabila penghasilan Anda 2 juta rupiah.

Ingat bukannya Anda tidak boleh berpergian ke luar dengan gaji 2 juta, tetapi Anda harus mempunyai batasan-batasan tertentu, sehingga dengan gaji 2 juta Anda bisa menghidupi keluarga Anda.

Anda bisa meminimalisir kegiatan ke luar dengan cara Anda mengajak keluarga nonton bareng di rumah di lengkapi dengan makan-makan sambil canda gurau.

7. Kumpulkan Uang Receh

Terkadang kita menganggap uang receh tidak penting atau sepele, tetapi jika Anda pikir secara mendalam bahwa uang receh tersebut bisa membantu Anda dengan gaji bulanan 2 juta.

Coba Anda berfikir ketika melihat uang receh, bahwa diri Anda tiap hari mencari uang dengan jeri payah, kemudian Anda bayangkan kembali bahwa uang tersebut sangat bermanfaat ketika Anda kekuarang uang dalam keluarga Anda.

Uang receh tersebut jika Anda kumpulkan suatu saat bisa membatu Anda, dan lama kelamaan uang receh itu mencapai nominal uang yang tak terduga. (Ini adalah pengalaman mimin loh.. ).

8. Ikuti Asuransi Kesehatan

Anda merasa berat ikut Asuransi kesehatan? Jika ya, maka coba Anda bayangkan deh apabila Anda sakit, sedangkan gaji Anda 2 juta per bulan.

Jika tidak mengikuti asuransi kesehatan saya yakin Anda akan kewalahan ketika mau berobat, maka dengan itu kami anjurkan Anda  wajib mengikuti asurasni.

Tahukah Anda bawah asuransi ini akan bermanfaat apabila ada dari salah satu anggota keluarga Anda yang membutuhkan pertolongan medis, sehingga Asuransi inilah yang akan Anda manfaatkan.

9. Mencari Penghasilan Tambahan

Anda jangan kesenangan dulu mempunyai gaji 2 juta tidap bulannya, dengan kondisi seperti sekarang bahan pokok serba mahal maka Anda wajib mencari penghasilan tambahan.

Kunci utama dalam mencari penghasilan tambahan adalah pekerjaan yang tidak menggagu pekerjaan utama Anda, silahkan Anda cari dan pastikan pekerjaan tersebut nyaman untuk Anda.

Selain itu Anda juga harus pintar-pintar menjaga kesehatan Anda, jangan sampai demi penghasilan tambahan Anda merelakan kesehatan diri sendiri, hal ini tidak baik Anda lakukan.

10. Hindari Peminjaman Kredit

Hal yang paling harus Anda hindari adalah penggunaan peminjaman kredit! Apalagi jika penghasilan Anda saat ini hanya Rp2 juta per bulan.

Hindari juga membeli cicilan barang yang tidak begitu Anda perlukan. Usahakan untuk menabung dan membayarkan secara tunai.

11. Membiasakan Memasak

Tips selanjutnya adalah membiasakan untuk memasak dan membawa bekal sendiri. Pasalnya, makan di kafe dapat menghabiskan separuh dari gaji Anda dalam sebulan.

Jadi, cobalah untuk memasak dan membawa bekal makan sendiri. Hal ini akan menghemat anggaran dan tentunya lebih menyehatkan.

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga dengan Gaji 3 Juta

Jika Anda mempunyai gaji 3 juta tetapi Anda ingin bisa mengelolanya, maka silahkan Anda pelajari postingan ini secara seksama.

Mengingat cara mengatur keuangan rumah tangga dengan gaji 3 juta adalah tentunya akan berkaitan dengan pemasukan dan pengeluarkan pada keluarga Anda.

Di sini kami akan membagi ke enam cara mengatur keuangan rumah tangga dengan gaji 3 juta tentunya yang bisa Anda sesuaikan.

Untuk lebih jelasnya silahkan Anda fahami cara mengelola keuangan rumah tangga dengan gaji 3 juta dengan baik tanpa harus menyetop kebutuhan pokok.

1. Sisihkan Tabungan di Awal Bulan

Hindari kebiasaan menabung di akhir bulan dari sisa gaji setelah dipotong untuk kebutuhan sehari-hari. Cara mengatur keuangan rumah tangga dengan gaji 3 juta adalah memprioritaskan tabungan di awal bulan.

Hal ini dilakukan agar uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan sekunder tidak memangkas tabungan. Jika tabungan tidak diprioritaskan, maka risiko tabungan mengempis akan terjadi.

Agar tidak tergoda mengambil tabungan maupun dana darurat, simpanlah mereka di rekening yang terpisah dari rekening utamamu. Kalau bisa, manfaatkan rekening bank yang tidak memiliki ATM dan bebas biaya administrasi bulanan.

2. Lakukan Penulisan

Penulisan aneka macam kebutuhan adalah cara mengatur keuangan rumah tangga dengan gaji 3 juta yang perlu dicoba. Setelah mengendapkan dana tabungan utama, tulis kebutuhan yang wajib dibeli setiap bulannya.

Mulai dari sabun mandi, cuci, bumbu dapur, sayuran, pendidikan, listrik, pulsa, paket dana, dan lain sebagainya. Penulisan ini disebut sebagai rencana anggaran setiap bulan.

Jika perlu, bagi kebutuhan sesuai dengan prioritas. Maksudnya adalah kebutuhan mendesak dan tidak mendesak. Kebutuhan yang mendesak tidak bisa ditunda pembeliannya. Kebutuhan tidak mendesak bisa dibeli di lain waktu.

3. Siapkan Dana Darurat

Dana darurat sangat penting untuk dipersiapkan agar tabungan tidak dijadikan kambing hitam. Dana darurat sangat membantu jika tiba-tiba sakit, kecelakaan, bencana, dan ketika di-PHK tiba-tiba.

Cara mengatur keuangan rumah tangga dengan gaji 3 juta dengan menyiapkan dana darurat memang sulit, tetapi bisa diusakan.

Idealnya, mesti menyiapkan dana yang mampu menalangi kebutuhan hidupmu selama 2-3 bulan ke depan. Jadi, jika setiap bulan menghabiskan Rp 2,5 juta untuk hidup sehari-hari, berarti wajib mengendapkan dana antara Rp 5-7,5 juta di tabungan.

4. Penghasilan Tambahan

Agar bisa sukses di masa depan, pos tabungan dan investasi mutlak untuk disisihkan. Mencari penghasilan tambahan sangat penting untuk menutup kekurangan biaya hidup selain mengambil dari tabungan.

Carilah penghasilan tambahan untuk menambal kekurangan, bukan dengan mengorbankan tabungan. Cara mengatur keuangan rumah tangga dengan gaji 3 juta dengan mencari penghasilan tambahan juga perlu dikomunikasikan dengan partner hidup.

Mengomunikasikan kebutuhan yang sebenarnya, akan membuatmu lebih bijak mengatur keuangan rumah tangga. Tentu agar bisa sama-sama berhemat, saling mendukung untuk mencari penghasilan lain, dan tidak memicu konflik masalah keuangan.

5. Berhemat

Mengatur pengeluaran dan pemenuhan kebutuhan yang sudah bebas dari tabungan memang sulit. Cara mengatur keuangan rumah tangga dengan gaji 3 juta adalah mulai berhemat. Biasakan dengan membeli kebutuhan yang harganya miring dan tekan gengsi.

Minimalkan jajan di luar dan lebih rajin memasak sendiri di rumah. Belanja kebutuhan di pasar dan jangan beli di super market karena harganya lebih mahal.

Lalu pilih gunakan transportasi pribadi untuk bisa mengatur uang bensin dan lebih memikirkan tidak banyak keluar rumah. Jika perlu, rajin berjalan kaki dan bersepeda agar masalah polusi udara bisa sekaligus Anda tekan.

Jika memutuskan untuk melakukan kredit, pastikan cicilannya tidak sampai 30 persen dari total gaji. Alokasinya bisa dengan cara mengurangi alokasi pos-pos pengeluaran lainnya.

Sementara, bisa mencoba berinvestasi ke reksadana maupun emas. Sebelum memutuskan investasi mana yang sesuai, pastikan sudah berkonsultasi dengan orang yang kompeten.

6. Metode Khusus

Salah satu hal yang penting dalam menabung adalah menetapkan pos-pos alokasi dana. Misalnya dengan menggunakan rasio 5:3:2. Sebanyak 50 persen gaji di gunakan untuk biaya hidup, 30 persen gaji di gunakan untuk menabung, dan 20 persen untuk hiburan. Bila disiplin, nominal yang diharaokan akan didapatkan.

Misalnya, dengan gaji Rp 3 juta, berarti akan memiliki dana sebesar Rp 1.5 juta untuk biaya hidup. 30 persen dari Rp 3 juta, yakni Rp 900 ribu, harus di alokasikan untuk menabung. Nah, untuk biaya hiburan, adalah 20 persen dari gaji yaitu sebesar Rp 600 ribu.

Plot alokasi pengeluaran ini dapat Anda tekan lagi, misalnya bisa berupaya untuk menghemat biaya hidup dan juga menekan biaya hiburan.

Uang yang tidak Anda gunakan bisa Anda alokasikan ke tabungan. Bila konsisten menabung tiap bulan, selama setahun paling tidak akan memiliki tabungan sebesar Rp 10.800.000.

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga dengan Gaji 4 Juta

Selanjutnya kita akan membahas Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga dengan Gaji 4 Juta yang bisa Anda terapkan pada keuangan keluarga Anda.

Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan dalam mengelola gaji bulanan supaya bisa membeli rumah dan mobil untuk keluarga Anda.

Berikut adalah cara mengatur keuangan rumah tangga dengan gaji 4 juta yang bisa Anda manfaatkan untuk memiliki rumah dan mobil idaman Anda.

1. Menabung Saat Awal Gajian

Uang muka untuk membeli rumah atau mobil pastinya gak sedikit. Karena itu, Anda bisa menyiasati dengan menabung saat tanggal gajian tiba. Ganti pola pikir Anda kalau tabungan itu sisa dari gaji.

Karena kalau seperti ini, tabungan Anda jumlahnya gak tentu, fluktuatif. Kadang besar, kadang kecil, tergantung dari kebutuhan yang harus Anda penuhi terlebih dulu. Bahkan, bisa saja saat sedang banyak kebutuhan, Anda malah gak nabung sama sekali.

Ubah konsep itu jadi menabung di awal saat gajian. Sisihkan paling gak 20 persen dari gaji Anda. Misalnya, gaji Anda saat ini sesuai dengan UMR Jakarta, Rp4,2 juta. Jadi yang harus Anda sisihkan di awal saat gajian sebesar Rp800 ribu.

2. Prioritaskan Kebutuhan Bulanan

Sebelum memutuskan mencicil rumah atau mobil impian, pastikan kemampuan mengelola dan mengatur keuangan Anda bagus.

Coba mulai utamakan kebutuhan pribadi, seperti kebutuhan transportasi dan makan sehari-hari. Geser kebutuhan lain yang bisa di nomorduakan.

Misalnya ada kebutuhan hiburan, bisa Anda alokasikan anggaran hiburan untuk tabungan membeli rumah atau mobil. Dengan begitu, anggaran Anda akan lebih mudah terukur dan jelas, Sehingga kebutuhan impian bisa segera terealisasi.

3. Gak Ada Utang

Mencicil rumah atau mobil adalah bentuk lain dari utang jangka panjang. Maka sebelum melakukannya, pastikan Anda gak punya utang dalam bentuk lain. Jadi, gaji Anda gak habis begitu saja untuk membayar cicilan.

Kalau Anda masih punya utang, sebelum mencicil mobil atau rumah, prioritaskan untuk melunasi utang tersebut. Hal ini untuk mengantisipasi agar Anda gak keteteran nantinya dengan jumlah cicilan yang bisa menguras gaji bulanan.

4. Punya Standar Harga

Pastikan Anda punya patokan harga untuk rumah dan mobil yang bakal Anda beli nanti. Karena dengan begini, Anda jadi punya hitung-hitungan yang Anda sesuaikan dengan kemampuanmu mencicil.

Pastikan juga cicilan rumah atau mobil yang Anda beli gak mempengaruhi anggaran kebutuhan sehari-hari.

5. Bunga Ringan

Jangan terpatok pada besaran cicilan setiap bulannya. Tapi Anda memperhitungkan berapa bunga yang di kenai untuk pembelian properti atau kendaraan bermotor.

Pilih bank yang memberikan bunga kredit rendah, dan gak berat. Kalau perlu, Anda bisa negosiasi dengan bank untuk besaran bunga cicilan.

6. Pilih Bank yang Kredibel

Kredibilitas sangat penting dalam menentukan bank mana yang akan Anda pilih untuk pengajuan kredit. Jangan sesekali sembarangan memilih bank.

Karena saat ini banyak bank yang menawarkan bunga kredit ringan, tapi Anda tetap harus berhati-hati dan gak gampang tergiut. Sebab dikhawatirkan bisa saja terjadi sengketa atau tindak kejahatan.

Cari aman dengan memilih bank yang namanya popular meski bunganya sedikit lebih tinggi. Tapi kredibilitas bank tersebut terjamin. Selain itu, Anda juga perlu cari tahu mengenai kemudahan proses pengajuannya dan pelayanan yang profesional.

Mungkin cukup sekian postingan kali ini tentang cara mengelola keuangan keluarga yang bisa Anda terapkan pada keluarga Anda.

Semoga cara mengelola keuangan rumah tangga tersebut bermanfaat dan mudah untuk dipahami, sebelumnya kami ucapkan terimakasih.

Tags: