Pencari Kerja Analisis Saham (Teknikal) Analisis Teknikal untuk Profit Maksimal Full Tutorial

Analisis Teknikal untuk Profit Maksimal Full Tutorial

Analisis Teknikal untuk Profit Maksimal – Analisis Teknikal Untuk Mendapatkan Profit Dalam Forex Trading Online, ini bertujuan untuk menemukan konsistensi menguntungkan dalam memprediksi pergerakan harga.

Terutama pada pasangan GBPUSD dan EURUSD menggunakan teori candlestick, Moving Average Convergence Divergence (MACD) dan Sthocastic Oscillator sebagai bagian dari analisis teknis sebelum mengambil tindakan apakah akan membeli atau menjual valuta asing.

Laba dihitung untuk setiap sinyal jual-beli yang diberikan setelah mempertimbangkan biaya transaksi dalam jumlah penyebaran.

Inkonsistensi keuntungan menggunakan analisis teknis dengan Candlestick, MACD, Stochastic Oscillator dapat menguntungkan Anda.

Sebagai saran Admin modifikasilah indikator berdasarkan gaya perdagangan dan menemukan strategi yang baik seperti menggunakan Bollinger Bands dan volume, memiliki manajemen uang yang baik, dan harus disiplin menggunakan strategi.

Pengertian Forex

Forex adalah akronim dari Foreign exchange dan dalam bahasa Indonesia lebih dikenal dengan valas (valuta asing) merupakan perdagangan mata uang dua negara yang nilainya berubah dari waktu ke waktu, baik berubah menguat maupun melemah.

Sebuah mata uang dikatakan melemah apabila membutuhkan lebih banyak unit uang untuk membeli mata uang lain, dan sebaliknya sebuah mata uang dikatakan menguat apabila semakin kecil unit uang yang diperlukan untuk membeli mata uang lain.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal merupakan analisis terhadap pola pergerakan harga di masa lalu dengan tujuan untuk meramalkan pergerakan harga di masa yang akan datang.

Seorang trader semestinya menguasai anasis teknikal, seperti halnya seorang meteorologi dan geofisika meramal kan dengan baik cuaca hari esok berdasarkan data kemarin.

Analisis teknikal didasarkan pada data harga yang dijabarkan dalam bentuk grafik statistic (quarterly, halfly, hourly, daily, weekly, dll). Beberapa alat yang diperlukan adalah sebagai berikut:

  1. Chart
  2. Trend dan Timeframe
  3. Price Channel
  4. Support and Resistence
  5. Pola Elliot Wave
  6. Pola Head and Shoulder
  7. Overbought/Oversold,
  8. Breakout/Breakdown/Reversal
  9. False Signal

Sedangkan indikator-indikator lain yang digunakan dalam analisis teknikal di antaranya adalah Moving Average Convergence Divergence dan Stochastic Oscillator.

Pada postongan ini kita gunakan analisis teknikal untuk memprediksi harga pair mata uang. Dalam hal ini, indikator yang digunakan merupakan indikator bawaan (default), sederhana yang paling banyak digunakan di forex trading yaitu, candlestick, MACD dan Stochastic.

Analisis Teknikal untuk Profit Maksimal dalam forex trading online bermanfaat sekali sebagai kajian awal dalam bidang forex, agar dapat dikembangkan lebih lanjut pada masa yang akan datang dan menjadi bahan pertimbangan bagi investor maupun calon investor yang berminat berinvestasi di sektor financial

Selain itu postingan ini memberikan informasi dasar kepada seluruh pihak untuk turut berpartisipasi di bidang financial market.

Cara Memulai Trading Forex Online

Adapun untuk memulai forex trading online, Anda bisa mengikuti langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Registrasi Akun
  2. Deposit dan Withdrawal
  3. Instalasi Terminal Metatrader
  4. Open Position
  5. Close Position

Cara Membaca Indikator MACD

Analisis Teknikal untuk Profit Maksimal

Apabila MACD line berada di atas histogram, kemungkinan harga akan bearish, sebaliknya apabila di bawah histogram, kemungkinan harga akan bullish.

Stochastic Oscillator Settings

Analisis Teknikal untuk Profit Maksimal

Stochastic menunjukkan overbought apabila mencapai 80 di puncak dan garis stochastic berpotongan, kemungkinan harga akan bearish dan sebaliknya apabila garis stochastic berada 20 dibawah dan mulai berpotongan, kemungkinan harga akan bullish.

Contoh dalam postingan ini menggunakan akun demo dengan virtual money sebesar $10.000. Kenapa demikian karena untuk menghindari tekanan emosional yang kemungkinan terjadi saat menggunakan real money, di samping alasan ini untuk menghindari kecurangan broker yang terkadang mengejar stop-loss agar trader kehilangan uangnya.

Demo Account Forex

Demo Account Forex

Selain itu, postingan ini dimaksudkan untuk memberikan dan menggali informasi tentang konsistensi penggunaan analisis teknikal dengan indikator MACD dan Stochastic.

Untuk menghasilkan profit dalam forex trading online dan ditambah dengan level support dan resisten yang dibuat secara imajinatif untuk menentukan price channel yang sedang terjadi.

Price Channel Imajinatif

Price Channel Imajinatif

Dari hasil obervasi pada pair yang sudah ditentukan (GBPUSD dan EURUSD), ternyata sulit menemukan indikator dan candlestick searah dalam timeframe yang berbeda.

Sehingga untuk kepentingan informatif lebih lanjut, open position tetap dilakukan meskipun tidak semua indikator mendukung keputusan.

Indikator Tidak Searah

Indikator Tidak Searah

Berikut ini adalah laporan hasil eksperimen yang dikelompokkan berdasarkan dua mingguan: Minggu pertama dan ke-2: Transaksi dimulai dari tanggal 13-23 Juni 2011 dengan jumlah transaksi sebanyak 23 kali dan profit sebesar 544 pada minggu pertama dan 123 untuk minggu kedua.

Profit ini sangat kecil dibandingkan dengan yang diharapkan. Hal ini terjadi karena terlalu cepat menentukan level trailing stop maupun cut loss.

Di bawah ini bisa dilihat perbandingan antara loss yang terjadi pada tanggal 14 yang ditunjukan dengan grafik yang bisa Anda pelajari:

Sell GBPUSD-Cut Loss

Sell GBPUSD-Cut Loss

MACD menunjukkan bearish didukung oleh dekatnya harga dengan level resisten. Sehingga meskipun Stochastic seolah mengindikasikan bullish, Admin tetap open position sell dengan level stop loss pendek. Apabila dilihat grafik setelahnya:

GBPUSD-Konfirmasi

GBPUSD-Konfirmasi

Satu jam kemudian, bearish benar terjadi dan mencapai sekitar 1000 point. Minggu ke-3 dan ke-4: Secara umum market pada minggu ini kurang kondusif karena harga pair baru saja breakout menembus level resisten.

Berdasarkan teori apabila breakout terjadi, kemungkinan masih akan terjadi konsolidasi untuk menguji apakah harga akan berlanjut dan membentuk level support dan resisten baru atau malah pullback.

Transaksi pada minggu kita mulai tanggal 29 Juni sampai 8 Juli 2011 dengan jumlah 17 transaksi dengan loss sebesar -1.970. Loss besar ini terjadi diakibatkan beberapa faktor.

Pertama, analisis teknikal untuk gaya trading terbatas (harian) menggunakan timeframe H1, karena pergerakan candlestick maksimal hanya ada 8. mungkin seharusnya menggunakan timeframe 15M.

H1 Range

GBPUSD-Konfirmasi

Kedua, menentukan panjang sebuah trend akan breakout atau pullback, sehingga kesulitan untuk menentukan level stop loss dan trailing stop. Hal ini berimbas pada take profit kecil dan cut loss yang besar.

Breakout

Analisis Teknikal untuk Profit Maksimal Full Tutorial

Ketiga, jaringan internet yang kurang stabil (network error) sangat berpengaruh terhadap timing,take profit maupun cut loss.

Network Error

Analisis Teknikal untuk Profit Maksimal Full Tutorial

Analisis Teknikal untuk Profit Maksimal Keempat adalah, adanya false signal yang sulit kita prediksi dengan analisis teknikal.

Time Series Design Pair GBUSD

Analisis Teknikal untuk Profit Maksimal Full Tutorial

Time Series Design Pair EURUSD

Analisis Teknikal untuk Profit Maksimal Full Tutorial

Grafik di atas memperlihatkan instabilitas dan inkonsistensi yang menunjukkan adanya faktor lain yang memberikan pengaruh atas analisa teknikal untuk menghasilkan profit dalam forex trading online. Dari sisi jumlah transaksi, analisis teknikal berpengaruh sebesar 60%, dan faktor lain sebesar 40%.

Dari contoh Analisis Teknikal untuk Profit Maksimal di atas bahwa: Forex trading online memberikan kemudahan untuk ikut ambil bagian dalam perdagangan valuta asing, sehingga memungkinkan masyarakat untuk mencapai financial dan time freedom dari profit transaksi.

Untuk mendapatkan profit dalam forex trading online memerlukan kemampuan analisis baik analisis teknikal maupun fundamental untuk memprediksi harga.

Analisis teknikal menggunakan grafik candlestick dan didukung dengan indikator- indikator pendukung MACD dan Stochastic Oscillator, tidak menjamin 100% trading akan dapat menghasilkan profit, dan masih memerlukan faktor lain.

Mungkin cukup sekian postingan kali ini tentang Analisis Teknikal untuk Profit Maksimal, mudah-mudahn bermanfaat dan mudah untuk dipelajari.

Sumber: Berbagai Sumber Internet

6 Likes

Author: Admin

Saya Seorang Freelance dari Tahun 2013. Suka Menjelajahi Internet. Jika Bermanfaat Bagi Anda Silahkan Share Ke Jaringan Sosial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *